Chinese Food di New Zealand (versi Inly)

I am a big fan of Chinese Food. Kayaknya walaupun ada yang rasanya aneh karena sudah beradaptasi sama negara lainnya, gua tetap bisa nelen tuh makanan. Selama di New Zealand, bukannya susah nemu chinese food, tapi karena lebih sering masak dirumah, jadi kadang kalau makan diluar, seringnya nyari makanan lain selain chinese food. Eh tapi ini pengen cerita soal chinese food yang gua temuin selama di New Zealand.

Pertama coba chinese food itu di Wellington, nama restorannya Long Xiang, alamatnya : 98 Dixon Street, Te Aro, Wellington City, ini masih masuk di daerah CBD, karena kita males jalan kaki kemana2, alhasil 2 malam berturut2 makannya disini, deket banget sama hotel tempat gua tinggal. Yang punya restoran, orang Hongkong yang sudah migrasi ke New Zealand, sepasang suami istri, yang suami kerjaannya didapur doang, istrinya kasir iya, yang taking order iya, yang bersihin meja iya, gile deh, semuanya dikerjain sama mereka sendiri, ni couple dah berumur juga sih, si tante malah orangnya ramah, dengan seabrek kerjaannya itu, masih sempat lho, mampir ke meja2 buat tanya gimana makanannya dan servicenya. Salut.. Restorannya sendiri gak gede banget dan gak kecil banget, tapi modelnya sih Old Skul banget, kayaknya sih dah dari tahun 1980-an sudah buka, mejanya gak pake taplak, meja kayu, kursi kayu, bersihinnya sih gampang, tinggal dipakein lap, enaknya sih tamunya makannya rapi dan bersih, gak berantakan kayak dikandang ayam haha..

IMG_1659

Pesanannya, sudah pasti ada dimsumnya, sebagai pembuka, ini lumayan mirip sama yang di Jakarta, ada siewmai, pangsit goreng, lumpia goreng. Rasanya sendiri, lumayan enak, harganya masih bersahabat juga, sekali makan habis NZD 45 berdua. Gambar diatas itu makan 2 malam berturut2.

Kedua, nyoba di Nelson Oriental Restaurant di kota Nelson – South Island, alamatnya di 105 Hardy St, Nelson ini kebetulan menurut gua kurang enak, fotonya pun tak ade, makan disini gara2nya hujan gede banget, jadi dinnernya kemaleman, dan pas kita nyampe, 1/2 jam lagi dah mau tutup, tapi untungnya tetap diladenin, restorannya sendiri, ada 2 tingkat plus outdoor area, lantai 2 nya khusus buat yang makan ditempat dan pesan ala carte, kalau lantai bawahnya buat yang takeaway tapi ada area tempat duduknya juga. Outdoornya sih katanya buat tamu duduk2 dan pesan minum, tapi kalau lagi musim dingin, repot juga duduk diluar yah, anginnya itu lho.. Waktu itu, kita duduk dilantai bawah, karena sudah sepi dan males juga kalau duduk diatas, manggil pelayannya susah. Yang punya juga sepasang suami istri, yang gua inget, suami ngedumel mulu kerjaannya, haha..

IMG_1966

Diarea takeaway nya sendiri, ada window display jual snack, jadi bisa milih2 sebagai makanan pembuka. Pesannya waktu itu, sate babi sama gorengan apalah gitu..

Ketiga, Bamboo Garden di Blenheim – South Island, alamatnya di 31 Maxwell Road | Blenheim,Β  ini restoran kalau dilihat dari penampakan luarnya, mahal.. Haha.. Tapi karena penasaran, akhirnya nyoba juga, berhubung porsinya gede2, yah pesannya gak terlalu banyak juga. Makan berdua, habis NZD 50 kurang lebih.

IMG_5245

Dimsum ( Siewmai & Pangsit Goreng )

IMG_5251

Sweet and Sour Pork & Sapo Noodles

Keempat, Grand Century di Wellington, alamatnya di 84 Tory Street, Te Aro, Wellington City. Old Skul juga restorannya, tapi lumayan luas tempatnya, bahkan bagian dalamnya ada yang lantai 2 nya hanya separuh, semacam VIP room, atau kalau dibuka semua jadi kayak function hall kecil. Restoran ini juga family oriented, yang jaga kasir, si empunya toko, karyawannya semua orang Chinese. Yang mondar-mandir ke tamu2 malah oma-0ma gitu ( owner juga ). Makanannya lumayan enak juga, cuma yah itu deh kadang2 kalau terlalu banyak pilihan suka bingung jadinya.

IMG_8126

Dimsum platter ( lumpia, pangsit dan sayap ayam )

IMG_8127

Ini enak bangetttt ( Yangchow Fried Rice )

IMG_8129

Salted Fried Mussel

Yang gak kefoto, ada sup asparagus dan ayam saus lemon, dah keburu kalap laper, haha.. And paling susah buat fotoin makanannya kalau makannya rame-rame, suka gak enak hati sama yang lain, haha..

IMG_8130

Penampakan restorannya

Ada yang ngefans sama Chinese Food juga?

Ciao, Inly

PS: Tahu gak kalau restoran Chinese Food paling gede di dunia itu Changsa, China Selatan, namanya West Lake Restaurant. 1.000 staff yang bekerja dan bisa menampung 5.000 tamu.

Advertisements

14 thoughts on “Chinese Food di New Zealand (versi Inly)

  1. Wowww baru tau info resto chinesse food terbesar di dunia.

    Eniwei aq lebih suka chinesse food loh drpd japanesse food.
    Lebih masuk ke lidah soal rasanya. Apa aja bs ketelen kcuali yg ada babinya ya hehehe.
    Jadi lapeeerrr.

  2. Akuuuu… suka banget! semuanya suka! itu resto 1/2 sebelum tutup masih mau buka dapur untuk yang pesan makanan, baik ya…

    omong-omong, koq saya nya malah nggak banyak ketemu Chinese restorant ya di sini… justru Vietnam restorant (lagi mikir karena foto-foto di atas)

    • Mungkin krn malam itu sepi.. Drpd ga ada yg beli, lumayan lah.. Kitanya juga tahu diri, makan aja ga pake nongkrong hehe.. Nah itu dia, vietnamese food sering dikatergorikan sebagai chinese food, pdhl benarnya masuk kategori asian food.

      • iya, karena mereka juga feeling kalian customer yang baik ya… ada juga yang nggak mau tau kan yah…

        betul, kalo orang asing masih juga bingung mana yang mana…

      • Kitanya baru tahu pas dah makan, krn sesudah kita, ada tamu lagi tapi dah di tolak, diinfonya sudah mau tutup, si ibu gak keberatan, si bapak yg keberatan makanya ngedumel mulu hehe..

  3. Kelihatannya enaaaak *walau beberapa aku ga bisa makan* tapi kata orang kalo pelesiran jauh, paling oke ya makan chinese food, berbumbu dan tasty gak kayak makan makanan eropa yang plain *katanya siiiihh hehehe*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s