Random Thing when in NZ (part 2)

Balik lagi ke masalah random things yuk..

Rumah-rumah di New Zealand rata2 terbuat dari kayu, ada sih pake batu juga, tapi gak sama kayak di Indonesia, alasannya kalau kayu, aman dari gempa, tapi kalau di Indonesia, kayu sih dimakan rayap yakk.. di New Zealand karena dingin, susah nemu rayap si.. Amit2 ah.. Oiya, bangun rumahnya pun cepat lho..

IMG_7696

Awal Februari

IMG_8944

Awal April

By the way, New Zealand itu punya catatan didalam Guiness Book of Records, sebuah bukit setinggi 305 meter, dekat dengan Porangahau, di selatan Waipukurau di selatan Hawke’s Bay, Pulau Utara, 85 huruf untuk nama terpanjang ini, yang mana biar gampang disingkat jadi “Taumata”, tempat turis juga ini sih mah buat foto-foto. Haha.. Btw, info dibawah, bole dapat dari websitenya http://www.newzealand.com

Update: Near Porangahau in Hawke’s Bay is an unassuming hill known as “Taumata whakatangi hangakoauau o tamatea turi pukakapiki maunga horo nuku pokai whenua kitanatahu”, which translates into English as “the place where Tamatea, the man with the big knees, who slid, climbed and swallowed mountains, known as ‘landeater’, played his flute to his loved one.” Locals simply call it Taumata Hill.

Tamatea was a famous chief and warrior. One day, while travelling through the back of Porangahau, he encountered another tribe and had to fight them to get past. During the fight his brother was killed. Tamatea was so grieved over the loss of his brother that he stayed at the battle site for some days. Each morning he would sit on the hill and play a lament on what is called the koauau or Maori flute.

You can find the hill by driving south from Waipukurau for about 55 kilometres, turn right onto Wimbledon Road. A sign displaying the name is situated about five kilometres along this road. It’s a great photo opportunity. The actual place is on private land, so permission is required before you can walk to it.

800px-New_Zealand_0577

Sumber : Wikipedia

Ada pulau kecil banget di bagian Utara New Zealand, namanya Hen and Chicken Island. Disekitar pulau2 ini, banyak terdapat pulau2 kecil lainnya, mirip2 sama kepulauan Seribu deh, yang pasti karena pulaunya kecil banget, gua gak tahu ada yang tinggal disana atau ngga, tapi berdasarkan info, Hen and Chicken Island ini terkenal dengan spot divingnya. Pulau ini juga terkenal dengan kehidupan burung2nya

Udah gitu, kalau selama ini, New Zealand mungkin dikenal hanya punya 2 pulau, ada lho pulau ketiga, walaupun kecil banget, letaknya dipaling bawah pulau Selatan, namanya Stewart Island, untuk kesitu, bisa naik ferry 1 jam dari Invercagill tiap hari ( dari Queesntown atau Te Anau ini hanya musiman untuk keberangkatannya ). Stewart Island ini cuma punya 1 kota, namanya Oban,  penduduknya hanya 400 orang kurang lebih. Garis pantainya sih 700 km, tapi luas tanah yang ada jalannya hanya 20 km.. Huaaaaa… belum pernah kesana, penasaran, tapi kok yah kalau dah baca info2nya, kurang menarik, hihi..

Selain itu, julukan the steepest road in the world juga ada di New Zealand. Masuk Guiness book of Records juga. Letaknya di Baldwin Street, Dunedin, South Island. Dunedin ( baca Daniden ) ini kota pelajarnya New Zealand. Nah jalanan paling curam didunia ini, panjangnya hanya 350 meter, jalan kaki 10 menit dari bawah keatas, kemiringannya sendiri 17 derajat. Olahraga banget sih.. Katanya sih kalau bisa naik sepeda dari bawah keatas gak pake berhenti, SELAMAT, Anda bakal berhasil melewati semua track sepedaan. Haha..

07d048bad6c95be5e6b091897ebd3ec8

Sumber: Adelaidenow.com.au

Ciao, Inly

Advertisements

28 thoughts on “Random Thing when in NZ (part 2)

  1. suka banget sama dinding rumah mereka ini (dasar tukang bangunan) komentar nya apa.

    oh ya, jalanan paling curam itu gimana kalo lagi salju ya? ribet nggak sih nanganinnya? mupeng pengen ke sana…

    • Haha.. Gpp lah.. Aku juga suka lihat strukturnya, cuma 1 aja kelemahannya, kalau udara panas, kayunya bisa cracking, begitu juga kalau udara dingin, cracking juga, kdg suka creepy kl malam2, haha..

      Si steepest streetnya itu setahu aku gak terlalu saljuan, eh mksdnya kl kotanya mungkin yah pas winter ada turun salju walopun hanya beberapa bagian, tp jalan curamnya itu, aku kurang paham, tp mestinya pemerintahnya dah pasti ada solusi. Btw, tiap tahun ada Cadbury chocolate festival di jalan curam itu.. Tapi buat acara amal kl ga salah.. Gelindingin coklat dr atas kebawah.. Haha

      • iya In, perawatan kayu memang sulit. tapi terbayar dengan poin estetika nya didapat.

        malah jadi mbayangin view nya pas lagi ada salju, In… atau, pas lagi pohon-pohon meranggas… wuih, cakepnya…

        haha… dan saya pun akan dengan bahagia nungguin coklat di bawah, cadbury gitu yang ditungguin, siapa juga yang nggak mau kan?

        • Wuihhhh… haha.. iyaa, aku juga pasti nungguin, btw, katanya kalau bersalju, jalanan curamnya ditutup, cuma bisa buat kiri kanan yang jalan pedestrian krn ada stepnya..

  2. Itu idenya siapa ya kasih nama panjang banget haha. Sudah pernah ditelisik belum Inly dasar penamaannya kok puanjang banget, penasaran. Dan artinya apa itu.

    • Artinya : the place where Tamatea, the man with the big knees, who slid, climbed and swallowed mountains, known as ‘landeater’, played his flute to his loved one.” , aku mau update soal ini di blognya.. haha.. thanks Deny, jadi kepikiran bener juga kenapa gak dimasukkin info yang kayak kamu tanyain ya.. 🙂

  3. Hahaha, itu jalannya yang miring kayaknya oke buat olahraga ya 😛 . Lumayan buat cardio 😛 .

    Hahaha, itu iseng banget ya ngasih nama panjang bener gitu 😛 .

  4. Akkk…aku mupeng liat kota di negara NZ. Suka banget liatnya.
    Aq ada tmn yg dulu lama tinggal dsna dan skrg balik ke indonesia. Dia selalu blg klo kangen sm NZ tapi skrg blm bisa balik.
    Lucunya saking perbedaan suhu udara dsna sm di indonesia, tmnku selalu nggak tahan berada di luar ruangan tanpa AC. Bisa gelisah luar biasa. Hihihi

    • Hehe.. iya disana udaranya segar, Syer, yah kalau disini, tahu sendiri deh, tapi kalau memang balik tinggal di indonesia, yah mau gak mau kudu adaptasi kan ya.. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s