Weekend-an di Wellington

Satu hari setelah Cap Go Meh, cuaca berubah drastis, balik lagi ke winter selama 3 hari, hahaha.. Jadi subuhnya hari Minggu itu, angin kenceng menderu2 sekitar jam 3 pagi, padahal sebelum molor, enak banget mandangin bulan dari depan jendela, terang pisan.. Otomatis minggu pagi, di rumah aja, gak bisa kemana2 dan gak ngapa2in. Cuma sempat keluar beli daging buat makan malam ( sayangnya gua gak bisa insert video disini, jadi kencengnya angin gak bisa dilihat di foto tapi harus lewat video )

Intinya sih tuh angin kenceng 3 hari berturut2 deh, suaranya bisa sampai kayak suara orang bersiul, belum lagi pohonnya goyang terus, gak terang gak gelap, jemuran juga cepet banget kering, hahaha.. Hari Seninnya karena sudah ada janji makan siang, yah hajar bleh, mikirnya karena dikota sebelah, mestinya cuacanya gak terlalu extreme, udah cerah tapi anginnya tetap banget, untungnya nih ga ada pasir atau debu gimana, jadi mata sih aman. Kita makan siang di kota namanya Paraparaumu ( bacanya paraparem ). Ternyata hari Senin itu karena angin kenceng, ibu2 pada nongkrong makan siang di cafe2, lucu banget deh, gua baru tahu kalau hari Senin itu, harinya ibu2 disini, jadi biasanya mereka kumpul2 aja main golf atau main boling, tapi yang lawn bowling, ini mainnya ditanah dan outdoor, bukan yang indoor. Nah semua cafe penuh, susahnya yang makan bareng kita, hanya bisa makan yang Gluten Free.. Alhasil ngider2 nyari cafe yang ada Gluten Freenya. Lumayan jauh dari tempat kita parkir, tapi worthed banget makanannya.. Hehe.

img_0297

Squid and Fries with Rice Salad

img_0298

Shrimp and Fries with Rice Salad

img_0300

Bacon Lettuce Tomato Toast with Fries

Tempat kita makan siang namanya Ambience Cafe, seporsi itu 22 NZD, tapi gede banget, dan gua demen banget sama saladnya, bukan karena nasinya yah.. tapi itu pakai kuaci, raisin dan tasty banget deh…

img_0287

img_0291

Lautnya menggelora

img_0295

img_0267

Awannya rendah banget

img_0278

img_0317

Kita balik ke Blenheim pas Valentine’s day, practically, gak ngapa2in, gak tukaran kado, gak kasih coklat, haha.. Dan cuaca masih kayak diatas, terpaksa minum obat anti mabuk lagi, ngeri kalau nanti mual di kapal.. Nah kita naik kapal jam 5 sore, jadinya tiba di Pulau Selatannya jam 8.30 malam, baru sunset. Rencananya sih pengen ngejar foto sunset, apa daya, kapal hari itu penuh banget, lebih penuh daripada pas berangkat, alhasil antri masuknya lama banget, dan ternyata, kita mobil ketiga terakhir yang keluar dari kapal, hahaha.. ya sudahlah, sia sia mau ngejar sunset..Β Untungnya dapat walaupun sedikit.

img_0405

img_0403

img_0411

Hari itu ada 1 truk penuh sama binatang lucu, semuanya pada rebutan fotoin deh..

img_0399

img_0400

Baaaaaaaaaaaaaaaaaaaa Sheeeeeeeppppppp

Ciao, Inly

Advertisements

18 thoughts on “Weekend-an di Wellington

  1. jadi pengen nyobain nasi campur kuaci, sama kismis πŸ˜€
    #salahfokus hehehe
    disana sampai kapan ci?

    jakarta ga nentu ni cuacanya. mendung terus tiap hari.
    apalagi setelah cap go meh, ujan deras terus.
    ni aq tadi pagi berangkat kerja perjuangan banget.
    *berjuang melawan males hehehe

  2. Hi, I found your blog from comment section on Yoyen’s blog. I just realised that you live in NZ as well. I’ve been reading several posts and I found it really interesting.

    Warm regards,

    Tonny

    PS. Paraparaumu is only called by Paraparem or even short version Prem by lazy Kiwi :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s