Singapore, Melaka dan Kuala Lumpur part 3

Hari berikutnya, kita sarapan dimsum, di restoran dimsum pertama di Melaka, dari segi rasa sih sudah modern tapi tokonya masih vintage deh.

IMG_1421

rsz_img_1415

IMG_1426

IMG_1424

IMG_1425

Lucu banget yah namanya

Ternyata di Melaka tuh seru banget sekitaran area yang bukan di kota ya.. Banyak lorong2 kecil dan banyak yang bisa di eksplor. Plus banyak banget tempat buat foto. Bisa jajan2 cantik pula hahaha.. Tapi list ditangan masih banyak yang mau dikunjungi. Termasuk kulinernya..

rsz_img_1435

rsz_img_1437

rsz_img_1457

rsz_img_1452

IMG_1668

IMG_1479

Jadi doi ini ( yang disebelah kiri yaaa ) atlet angkat besi terkenal di Malaysia dan berasal dari Melaka ( lupa pula namanya ) dan beliau punya arena angkat besi disamping patung ini.

Makan siang hari ini, Chicken Rice Balls, jelas2 sudah pernah lihat gambarnya, dan gua sempat tertipu, nasinya di pulen kayak bakso ikan, dan gua pengen bakso ikan instead of ayam, hahaha.. Ada juga es cendol durian terkenal.

rsz_img_1459

Chicken Rice Balls

rsz_img_1463

Ini sih banyakan es serutnya hahaha, sampe cendolnya gak kelihatan.. Duriannya sih kelihatan banget tuh jadi tatakan si gelas kertasnya hahaha..

rsz_img_1469

ini baru mantap, cendol dan duriannya berasa banget, harganya murah pula, RM 7.

Yang diatas ini namanya Rojak Melaka. Isinya mpek2, Nenas, Ketimun, Tahu. Rasanya sih biasa aja, cuma penasaran aja kayak apa. Kata bapak2 yang jualan, ini mpek2 dikasih saos cabe, plus gua disuruh foto pula.. padahal iseng lihat aja karena rame, pas kita beli ” hayukk difoto dongg, masa dilihatin aja? ” Wkwkwkwk..

rsz_img_1497

Katanya kalau gak makan laksa di Malaysia, gak afdol.. Hahaha..

rsz_img_1498

Mienya mirip kayak mie di Duck King, tapi harganya beda buangett.. Ini cuma RM 6

rsz_img_1521

Mie lagiiii hahahaha..

Kesimpulannya, menurut gua ke Melaka worthed lah tapi gak usah lama2, 3 malam cukup, soalnya gak terlalu banyak hiburan kecuali makan, hehe.. Yang gua suka banget adalah, gua bisa ngopi anytime dengan kopi lokal, banyak cemilan pia2 lokal gitu, plus kemana mana dekat. Soal biaya, lebih murah daripada Kuala Lumpur pastinya.

Ciao, Inly

Advertisements

13 thoughts on “Singapore, Melaka dan Kuala Lumpur part 3

  1. Gw suka banget Melaka, sayang pas ke sana cuma 2 hari, trus panasnya minta ampun jd ngumpet di cafe setengah hari hahaha. Makanannya enak2, chicken rice balls kirain bakalan gak suka ternyata suka banget apalagi sambelnya

    • hahaha.. iya, banyakan wisata kulinernya.. Iya, Melaka itu dijuluki The World Heritage City, jadi mereka banyak rumah2 tua yang masih awet ( gak hanya rumah2 aja sih ), coba searching di wikipedia..

  2. Pingback: Jakarta – Auckland part 1 | Life is a Rollercoaster

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s