Piknik ke Yealands Estate Winery part 1

Gua cuma tahu Yealands itu produksi wine, tapi gak pernah tahu kalau mereka tuh ada kayak semacam self tournya di ladang anggur mereka. Dan Iyan gak pernah ngasi tahu dong haha.. Sampe akhirnya pas adeknya ke Blenheim Februari kemarin, ada itinerary harus ke Yealands ini buat piknik.  Seumur-umur gua di New Zealand, gak pernah diajakin Iyan ke wine tour. Yah gua tahu sih, gua gak minum, tapi mbok yah, nawarin kek huhuhu..

IMG_3513

Yealands Estate Winery ini, letaknya di Seddon, 30 menit nyetir dari Blenheim,  dan letaknya dipinggir laut, well, not exactly pinggir laut tapi ini vineyardnya sih gede banget nget nget.. tapi masih bukan yang terbesar di seluruh New Zealand. Pemiliknya bernama Peter Yealands, dia beli tanah peternakan di daerah Seddon pada tahun 2002, yang mana menghadap kelaut, dan berencana dijadikan kebun anggur, di tahun yang sama juga, 7 peternakan didaerah sekitarnya dibeli dengan total luas 1.113 hectare. Per 2017, luas totalnya mencapai 2000an hectare. Tahun 2008, dibangun 10.000 ton kilang anggur disana, dan beroperasi dari 08.08.08 ( 8 Agustus 2008 ). Tahun 2016, Yealands Estate ini bangun solar panel diatas kilang anggurnya, sebanyak 1.314 panel. Dengan dibangunnya solar panel ini, bisa menghemat biaya energi sebanyak 30%. Dan kalau dihitung, solar panel yang sebanyak 1.314 buah itu, bisa produksi listrik buat 86 buah rumah sekaligus ( rumah standar di New Zealand ya ).  Solar Panelnya Yealands Estate ini, diakui sebagai New Zealand’s Largest Solar Installation.

IMG_3514

Lengkungan diatap itu, adalah si 1.134 solar panel

Yang pasti gua pas kesana, terkesima banget, We-O-We deh pokoknya. Karena ngeblank harus ngapain, jadi kita mampir ke cellar doornya dulu. Pas masuk kesana, langsung diarahkan untuk nonton di mini theatre, cerita singkat soal Yealands Wine. Nah tentunya yang ngomong dipembukaan, bapak Peter Yealands. Waduh, beneran kalau gak kerja di bidang per-angguran, ketemu sama bapak Peter ini pasti pangling. Pengusaha gede yang bersahaja dan berpakaian ” seperti homeless”. Ternyata doi terkenal banget dikalangan per-angguran ( pastinya yaa ) dan terkenal dengan gayanya yang nyentrik. Macam Alm. Bob Sadino yang suka pake celana pendek. Kebayang gak Pak Peter ini pergi meeting, dan karyawannya lebih rapi dari doi, hehe.. Ternyata yah karena bos nya kayak gono, anak buahnya jadi pada santai (gossipnya gitu).

IMG_3515

Ini dia bapak Peter Yealands

Habis nonton di mini theatre itu, kita ngider di cellar doornya. Cellar door itu, tempat jualan wine dan teman2nya.. Karena kita mau tanya2, akhirnya Iyan beli wine, yang mana ternyata gak beli juga gak papa, “tanya” itu gratis hehe.. Nah self tournya mereka, namanya White Road Tour, ada petanya segala, dan tentunya harus bawa mobil kalau kesana, gratis gak pake bayar. Dibeberapa titik, bisa berhenti, karena beneran ada meja pikniknya, kayak rest area. Hari itu, beneran cuaca bagus banget, langit biru, masalahnya karena cuaca terlalu bagus, alhasil panas banget hahaha.. pulang dari sana, semuanya kena sunburn huhuhu..

IMG_3501

Gak tahu kenapa, gua suka banget lho sama pemandangan kayak gini, gersang kiri kanan hehe

IMG_3503

Cuaca cerah deh pokoknya

IMG_3505

IMG_3507

Memasuki area Yealands

IMG_3510

Bagusnya, di beberapa tempat, ada kayak kolam buatan, jadi ada angsa, bebek dan burug camar

IMG_3512

Deretan kebun anggur

IMG_3520

Jual macam2 wine produksi Yealands

IMG_3521

IMG_3522

Penghargaan yang diterima Yealands, setiap daunnya ada semacam piala, dan gambarnya berbentuk pohon anggur ( anggur yang buat wine, kalau anggur buat makan, gua kurang paham modelnya mirip gitu atau ngga )

IMG_3518

Sabun Opium

IMG_3516

Nah wine “Baby Doll Sheep” ini, salah satu andalannya.. Gak ada di tempat lain

IMG_3523

Yang difoto ini, adalah cabang/batang hasil panen anggur yang sudah tidak bisa dipakai

IMG_3524

Penjelasan dari foto sebelumnya

Winenya Yealands ini sudah dapat sertifikat CarbonZero, jadi istilahnya sudah dipikirin soal global warming karena pembakaran ranting2 sisa kayak gini. Soalnya tempat Iyan kerja, semua cabang pohon anggur yang sudah tidak bisa dipakai, ditumpuk dan dibakar massal, yang mana menimbulkan asap pekat, polusi dah tepatnya. Secara sekali bakar tuh banyak banget, jadi kayak acara api unggun SUPER GEDE hufff..

Ciao, Inly

9 thoughts on “Piknik ke Yealands Estate Winery part 1

  1. Wuih mantap ya In ada kebunnya! Dulu aku wine tour sewaktu di Porto. Ya berhubung namanya di kota, jadi ya tempatnya cuma tempat pengolahan dan pabrik wine-nya aja gitu, (kayaknya) nggak ada kebun anggurnya, hahaha. Tapi asyiknya di satu daerah ada beberapa winery-nya jadilah sekali datang ikut sekian tour, ahahaha 😆

    • Iya, disini banyak yang ada winerynya dan kebunnya langsung, jadinya bisa tour ke kebunnya pake sepeda juga, sekalian ke cellar doornya nyicipin beberapa macam wine. Betul banget, kayak di Blenheim, pilihannya banyak banget, mau dari yang harga sedang sampe harga selangit buat tournya juga ada ( sayangnya gak ada yang harga murah hehe )

    • Yang kaleng kayak gini, baru belakangan ini, Mel ( seingat gua ). Disupermarket ada jual juga, tapi hanya supermarket elit, kayak kalau di Jakarta tuh yang kayak Kem Chicks ( selain kaleng, ada yang versi mini, kayak yang di serve di pesawat gitu ).

      Yang tour ini kebetulan self tour, mayan deh mau brenti kapan aja, dan gak bayar.

    • Wahhh disini banyak banget pilihannya, Non.. ampe bingung dah kayaknya haha.. Sayangnya karena aku gak minum wine, rada mubazir ikut tour ginian.. Tapi ada bike tour yang hanya ngunjungin si vineyardnya aja, gak sampe wine tasting gitu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s