Soal Lockdown

Perhari ini, tanggal 25 Mei 2020, New Zealand berada di alert level 2. Kata lockdown hanya berlaku pada saat level 4 kayaknya, soalnya sekarang yah memang gak lockdown lagi. Cuma namanya aja jadi alert level 2. Menurut berita siang tadi, nanti tanggal 8 Juni bakal ada review, apakah akan turun ke level 1, yang diperkirakan paling lambat di 22 Juni 2020. tapi untuk border International, belum ada info sama sekali.Ngomong2 soal lockdown, gua inget banget, waktu awal Desember 2019 lalu, panti jompo tempat gua kerja, dibagian dementia, di lockdown, alias gak ada residen yang bisa keluar, hanya staff saja, dan tidak diperbolehkan untuk keluarga para residen berkunjung. Untuk para staff pun, yah hanya bisa berkutat disekitar situ aja, waktu itu, gua kerja pun hanya 1 shift aja, gak boleh pindah ke bagian lain. Di lockdown gara2 ada Norovirus, yang kalau gua telaah, ini maksudnya Muntaber. Apa karena gua dari Indonesia yang notabene, soal muntaber yah biasa aja.. tapi disini, heboh.. Well, gua ngerti sih, kalau buat opa oma yang daya tahan tubuhnya lemah, muntaber ini memang berbahaya.. Nah berhubung gak bisa keluar dan gak boleh ada yang berkunjung, alhasil banyak opa oma yang gelisah. Dan mendengar kata lockdown itu, mereka parno sendiri.. Kok dilockdown? Kok gak boleh keluar? Kenapa dan sebagainya.. padahal dibagian dementia itu, setiap hari juga dilockdown ( alias pintunya keluar masuk dikunci, harus menggunakan kode untuk masuk dan keluar ), kalau kaga yah, si opa oma nya bisa hilang dan kabur, karena setiap saat, mereka ingin pulang, pulang ke rumahnya masing-masing.. Waktu baru mulai penyebaran virus corona di New Zealand, seingat gua bahkan belum masuk level 2, panti jompo diseluruh Blenheim, jam berkunjungnya sudah ketat, setiap yang datang berkunjung, harus mengisi formulir, kalau dalam waktu 14 hari, berada diluar New Zealand, mohon maap, gak bisa berkunjung.. Sebelum dimulai lockdown kemarin itu ( per 23.59 pm tanggal 25 Maret sampai 22 April 2020 ), di jam 6 sore tanggal 25 Maret, semua orang mendapatkan notifikasi di HP, yang bertajuk, emergency alert. Sebenarnya selama gua tinggal di New Zealand, sudah beberapa kali dapat alert ginian, tapi baru kali ini benar2 merinding, membayangkan kalau New Zealand akan masuk fase lockdown selama 4 minggu, yang waktu itu, lumayan bikin ketar ketir banyak orang, karena gak ada siapapun yang bisa memprediksi apa yang bakal terjadi dikemudian hari, secara jumlah yang terpapar sama covid-19 itu bertambah terus setiap harinya. Udah gitu, kebayang banyak orang kehilangan pekerjaan, semua restoran tutup, cafe tutup. Yang pada nyatanya, setelah di alert level 2 ini, banyak restoran, cafe bahkan beberapa tempat jual beli barang grosir, semacam Bunnings ( ini toko bangunan super gede ) sebagian tokonya berhenti beroperasi. Seingat gua, waktu mau mulai lockdown, pemerintah NZ, ada cadangin dana buat bayar gaji orang yang tidak kerja ( yang tidak bisa work from home, semacam waiter, bartender dsb ), sebesar $585/ minggu untuk full time worker, yang kerjanya diatas 20 jam lebih perminggu, dan $350/ minggu untuk yang part time worker, yang kerjanya dibawah 20 jam perminggu. Beruntungnya New Zealand, negara makmur, jadi soal duit gak begitu masalah. Tahap pertama selama 12 minggu dulu, yang nantinya akan diperpanjang ke 12 minggu berikutnya, yang kira2 akan berakhir di September 2020. Terdengar enak yah.. gak kerja tapi tetap dapat pemasukan. Percayalah, itu gak mudah urusannya, nyatanya, banyak owner yang memilih tutup usahanya dan cari kerjaan lain.  Gua sendiri bersyukur, kerja sebagai essential worker, yang tenaganya tetap dibutuhkan. 42 tahun gua hidup, gak pernah kebayang ngalamin pandemik kayak gini, diluar virus ini sungguh gengges bikin dunia awut2an, cukuplah ini jadi pengalaman sekali seumur hidup aja.. 

Ciao, Inly

4 thoughts on “Soal Lockdown

  1. cukup ya ci, cukup! Jangan ada corona lagi please. Tadi aku liat toko2 pada tutup sedih bgt, pas liat restorang langganan buka langsung hepi lg haha

  2. Iya In biarpun ada bantuan untuk gaji dari pemerintah, bukan berarti ini membantu kelangsungan usaha dalam jangka panjang kan. Bantuannya kan cuma untuk short-term aja, tapi kalau marketnya hancur karena corona ya biarpun pandeminya sudah selesai bisnisnya tetap susah kan ya.

    • Iya bener banget sih.. Makanya banyak cafe yang akhirnya gak buka lagi setelah masuk ke level 2.. ceritanya, next week bakal turun ke level 1, which i back to normal.. really looking forward to it..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s