Kasus baru di New Zealand (Covid-19)

1 minggu setelah balik ke normal ( hari Selasa 16 Juni 2020 ), New Zealand got 2 new case of Covid-19, related to overseas travelling. Jadi 2 orang wanita ( berumur sekitar 30an dan 40an ), New Zealander, terbang dari UK via Doha dan Brisbane, dan tiba di Auckland, langsung masuk ke isolasi area, di hotel area Auckland selama 14 hari. Setelah hari ke-6, mereka keluar karena harus menghadiri pemakaman keluarganya. Dan tidak di test pada saat meninggalkan area isolasi. Jadi di New Zealand, sebelumnya ada namanya Compassionate Exemptions, kayak pengecualian buat beberapa hal, jadi orang yang diisolasi itu, bisa dapat keringanan untuk tidak menjalanin full 14 hari, tapi tentunya harus ditest sebelum mereka keluar. Nah 2 orang wanita ini, tidak.. Ntah mungkin karena sudah “kembali ke normal” jadinya lebih cuek atau anggap remeh. Mereka traveling naik mobil dari Auckland ke Wellington, yang mana memakan waktu sekitar 8-9 jam nyetir, dan pastinya disela2 waktu itu, mereka kudu berhenti buat toilet atau makan. Sejak mereka ketahuan kena virus, Compassionate Exemptions langsung tidak berlaku lagi untuk siapapun saat ini.

Pro kontra soal ini, lumayan parah, dari yang namanya empati dan simpati, sampai Perdana Menteri New Zealand dan Director General of Health, yang dianggap Hero, now to Zero.. Belum lagi di Departemen Kesehatan, malah main salah2an.. Yaelaa.. Semua orang ikut andil kalau menurut gua, toh keberantas semua virus, kan belum tentu gak balik lagi. Pas balik ke level 1 kemarin itu, Jacinda ( Perdana Menterinya New Zealand) sempat bilang juga, kemungkinan untuk balik lagi si virusnya pasti ada. Selama border tetap dibuka, secara yang balik ke New Zealand, yah memang penduduknya New Zealand, bukan turis atau lainnya. Gak mungkin ditolak kan..

Gara2 dua kasus ini, pemerintah lagi nyari seluruh penumpang yang sepesawat sama mereka, orang2 yang berhubungan sama mereka setelah mereka keluar dari area isolasi.. Dan kemarin (18 Juni 2020 ), ada tambahan 1 kasus baru, bapak2 umur 60an, terbang dari Pakistan via Doha dan Melbourne. Sejauh ini, walau dengan 3 kasus diatas, pemerintah masih belum ambil tindakan sehubungan dengan lockdown atau apa. Maksudnya diluar lagi nyari2 rang orang yang berhubungan dengan 3 orang diatas, kegiatan diluar sana, semuanya masih berjalan dengan normal. Yang pasti kalau menurut gua, social distancing sama handwashing saat ini, is a must lah..

Dari akhir bulan lalu, sudah gencar katanya bakal buka border, hanya dengan negara Australia, yang disebut dengan Trans Tasman bubble, dan dengan adanya kasus diatas, otomatis bakal jadi tambah lama lagi. Banyak orang berharap sebaiknya gak dibuka sama sekali, secara yah kalau New Zealandnya free virus, tapi Australianya beluman. Kapanan waktu ada rame2 #blacklivematter gathering, di Melbourne langsung ada 19 kasus baru. Memang kalau gak dibuka, berpengaruh banget sama dunia pariwisatanya New Zealand, tapi apa daya kan dengan kondisi kayak gini. Gara2 corona virus ini juga, gua baru sadar, orang New Zealand sendiri, jarang wisata domestik. Ada pastinya, tapi banyakan pilihnya keluar negeri.. Sedangkan orang dari luar New Zealand berbondong2 mau kesini hehe.. Waktu baru turun ke level 2, semua tempat wisata yang sudah buka, kasih diskon gede2an, tetap aja, masih banyak yang memilih tinggal dirumah, karena merasa belum aman, yah 50-50 deh antara aman dan tidak.

Gua sama Iyan, dari semenjak level 2 kemarin, udah pengen main ke Wellington, tapi lagi mantau harga tiket pesawat, eh dengan kejadian gini, bakalan lama lagi dah huhu.. Ada bagusnya sih, jadi gak habisin duit buat jajan dan shopping, haha..

Ciao, Inly

6 thoughts on “Kasus baru di New Zealand (Covid-19)

  1. Agree with you, gue juga berharap borders jangan dibuka dulu at least sampe akhir tahun ini deh. Victoria ha menerapkan borders lockdwon makanya kasus disana masih sekitar 20an lebih. Meskipun “suck” tapi gw pribadi prefer mending aga lama back to normalnya daripada kena second waive yg lebih parah. Stay safe and healthy Inly.

    • Bener banget, mbak Ria.. banyak scientist disini yang bolak balik ngomong kalau bakal ada second wave, kalau pemerintah terlalu cepat put down to normal dst dst.. Mana mau ada pemilu lagi nanti bulan Sept, jadinya partai2 pada kayak pengen cari muka. You and your family stay safe and keep well too yaa..

  2. Susahnya di situ memang ya In, mesti balance banyak bidang. Cuma ya memang selama border dibuka risiko ya pasti ada, pertanyaannya adalah apakah tingkat risikonya bisa diterima oleh negara yang bersangkutan.

  3. Jangan naik pesawat dulu say… Kalau mau jalan2, ke kota terdekat aja dulu, naik mobil. Stay safe and healthy ya 🙏🏼

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s